Senin, 22 September 2014

FOTO

Sisa Hidup di Rumah Singgah Waria

DEPOK, KOMPAS.com - Kaum waria atau transgender mendapat stigma yang mendarah daging. Kehadiran mereka kerap mendapat penolakan dari masyarakat dan keluarga sendiri. Merekapun tersingkir hingga masa tua.

Berbekal niat, Yulianus pada awal 2011 mulai membuka rumah singgah di Depok, Jawa Barat. Awalnya banyak waria yang datang untuk sekedar berkeluh kesah. Kini di rumah yang berada di pinggiran ibu kota Jakarta itu sudah ditinggali delapan orang waria lanjut usia.

"Rumah singgah ini saya dirikan untuk cikal bakal pembentukan panti jompo bagi para waria," ujar Yulianus Rettoblaut, Kamis (7/3/2013).

Kala usia senja, sekedar dapat berkumpul menuangkan suka duka seakan cukup untuk para penghuni rumah ini. "Usia aku mungkin sudah tak banyak, kini aku hanya akan memanfaatkan sisa waktu ini meski hanya sekedar untuk hidup," kata Sri Puji, waria berusi 73 tahun.




Stok images, foto news dan royalty free Indonesia. Silakan klik untuk melihat lebih banyak lagi.