Jumat, 1 Agustus 2014

FOTO

Om dan Tante Narsis Jelang Pemilu

KOMPAS.com — Pemilu legislatif pada 9 April 2014 kian dekat. Para om dan tante calon anggota DPR, DPRD, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) berlomba-lomba menarik hati para pemilik suara dengan memasang berbagai bentuk iklan di luar ruangan, di antaranya memasang  baliho dan poster.

Di Kota Bogor, tak jauh dari sebuah halte yang dicoret tulisan liar: "Grafiti atau Foto Om-om Narsis", terdapat pohon-pohon besar nan rindang yang berusia puluhan bahkan ratusan tahun, yang tak berdaya dipaku untuk memasang potret-potret sang caleg. Pemandangan sama juga terlihat di banyak tempat di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Banten, dan Bekasi.

Hitung saja berapa wajah calon legislatif yang ditempel di jalan protokol, tol, taman, pepohonan, tiang listrik, hingga tiang telepon, di sepanjang jalur yang Anda lewati.

Melanggar peraturan

KPU sejatinya sudah menerbitkan aturan tentang iklan menyangkut pemilu. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013, pemasangan alat peraga kampanye, termasuk iklan-iklan yang berada di luar ruangan, dibatasi agar tetap menegakkan asas keadilan.

Sesuai aturan, partai politik boleh memasang sebuah baliho atau papan reklame hanya satu di setiap desa atau kelurahan. Papan reklame ini diperbolehkan memuat nomor, gambar, visi, misi, program, dan jargon partai politik. Foto yang diperbolehkan dimuat adalah potret pengurus partai politik yang bukan calon anggota DPR ataupun DPRD.

Calon anggota DPD juga dibolehkan memasang satu baliho untuk satu kelurahan atau desa. Selain itu, parpol dan caleg juga hanya boleh memasang satu spanduk dengan ukuran maksimal 1,5 meter x 7 meter di satu zona atau wilayah yang ditetapkan.

Peraturan ini secara jelas juga melarang pemasangan iklan dan sejenisnya di gedung-gedung pelayanan publik, seperti tempat ibadah, pusat pelayanan kesehatan, gedung-gedung milik pemerintah, dan sekolah. Promosi calon wakil rakyat juga tidak diperbolehkan ditempatkan di jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, taman, dan pepohonan.

Ikuti rubrik foto ini di Twitter @kompasimages




Stok images, foto news dan royalty free Indonesia. Silakan klik untuk melihat lebih banyak lagi.