Senin ,15 Juni 2015

Foto

Sabtu, 11 Februari 2017

Konser Satukan Jakarta, Hibur Pendukung Agus-Sylvi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, menggelar kampanye akbar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/2/2017).

Pantauan Kompas.com, pendukung Agus-Sylvi sudah mulai tiba di lokasi kampanye sejak Sabtu siang. Mayoritas warga yang datang ke lokasi kampanye itu mengenakan atribut kampanye Agus-Sylvi.

Tak hanya warga dewasa, anak-anak juga terlihat hadir di lokasi tersebut dan mengenakan atribut kampanye.

Sebelum acara dimulai, penyelenggara acara sudah mengingatkan peserta kampanye akbar untuk tidak membawa anak-anak ke dalam lokasi kampanye.

Di lokasi kampanye terdapat panggung dengan dua layar besar. Warga yang ikut kampanye nampak antusias meski sesekali turun hujan rintik di lokasi.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylvi Nachrowi Ramli nampak hadir bersama Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Adapun Agus-Sylvi dijadwalkan hadir sekitar pukul 14.55 untuk memberikan orasi dan simulasi pencoblosan.

Para petinggi dari empat partai koalisi pendukung Agus-Sylvi juga disebut akan hadir, termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dimeriahkan artis

Kampanye yang bertajuk "Satukan Jakarta" ini dimeriahkan dengan penampilan sejumlah artis pendukung Agus-Sylvi, seperti Eko Patrio, Venna Melinda, dan Inggrid Kansil, dan lain-lain, memenuhi panggung.

Lantunan lagu "Separuh Nafasku" milik Dewa 19 pun dibawakan dengan manis oleh vokalis Virzha. Ia melanjutkan penampilannya dengan "Aku Lelakimu".

Usai Virzha tampil, grup band Alexa menyusu. Meski tampil tanpa sang vokalis, Aqi Singgih yang digantikan oleh sang gitaris Nur Satria Tama, penampilannya tetap memukau.

Lagu "Jangan Kau Lepas" pun sekaligus mengakhiri konser yang juga kampanye akbar Agus-Sylvi itu.

Taburan confetti warna merah dan putih menandai berakhirnya konser tersebut. Penyelanggara juga melepas balon berwarna oranye dan hitam. ROBERTUS BELARMINUS, DIAN REINIS KUMAMPUNG

Editor : Roderick Adrian