Sulitnya Lepaskan Jerat Ban di Leher Buaya di Palu

Kompas Video - 13/2/2020, 15:35 WIB

PALU, KOMPAS.com - Upaya membebaskan seekor buaya di Palu dari jerat ban bekas hingga kini belum juga membuahkan hasil.

Sejak kemunculannya pada 2016, Dinas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah telah mencoba berbagai upaya untuk melepaskan ban dari leher buaya tersebut.

Pada 2018, Panji si Petualang bersama timnya didatangkan. Namun, upaya itu pun gagal dilakukan.

Awal Februari 2020 ini, BKSDA Sulawesi Tengah memanggil dua ahli satwa asal Australia, Matthew Nicolas Wright dan Chris Wilson.

Matt merupakan pengisi acara dalam salah satu program di National Geographic dan berpengalaman dalam pemindahan satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman.

Di Palu, strategi penangkapan buaya dengan membuat perangkap ukuran panjang 4 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 1 meter.

Namun, hingga Rabu (12/2/2020), upaya penyisiran dan jebakan yang dipasang belum juga membuahkan hasil.

Simak berita selengkapnya dengan klik link di bawah:
https://bit.ly/2uvAMD7


Sumber foto: Antara Foto, Tangkap Layar Youtube Panji Petualang

Editor photoslide: Dino Oktaviano

#buayaberkalungban #kompascom #photoslidekompascom


Editor Dino Oktaviano
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X